BERBAGI ILMU

Suherman, Tokoh Muda Penyemai Dakwah PKS di Jayapura


Bertemu dengan sosok kita kali ini, kita diajak untuk berkenalan dengan seorang yang masih muda usia tetapi memiliki beragam pengalaman berharga yang dapat dibagikan. Di usianya yang masih belum genap kepala empat ini, telah banyak peran ia bisa lakonkan. Dengan tipe pembelajar, ia bisa menjalani semua tugas yang diembannya dengan baik.

Suherman, SH dilahirkan di Palembang, 12 Oktober 1975. Namun ia hanya berada di tanah kelahirannya selama tiga tahun, selanjutnya ia harus mengikuti orang tuanya kembali ke tanah Jawa. Tiga tahun di tanah Jawa, ia pun kembali harus berhijrah ke ujung timur negeri ini, Merauke. Di kota inilah, Suherman menjalani pendidikannya di tiga jenjang pendidikan, dari SD hingga SMEA. Sepertinya serba tiga ia jalani dalam cerita ini, 3 tahun di Palembang, 3 tahun di tanah Jawa, dan 3 jenjang pendidikan ia tempuh di Merauke, seolah tepat benar dengan nomor partainya yaitu nomor 3 (tiga) di pemilu 2014 nanti.

Setelah dianggap matang oleh keluarganya, ia pun dilepas untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi ternama di Irian Jaya, nama provinsi Papua ketika itu. Di Universitas Cenderawasih (Uncen) Suherman sempat menyelesaikan program Diploma III dari program studi Bimbingan dan Konseling. Berbekal pendidikannya inilah, ia sempat menjalani profesi sebagai seorang guru, sebelum ia diamanahi oleh partai dakwah untuk menduduki posisi sebagai wakil rakyat di DPRD kota Jayapura.

***

Sejak tahun 1996 ketika berada di dunia kampus, ia mulai tertarik dengan para aktivis tarbiyah, yang saat itu ia dapati di Kampus Universitas Cenderawasih telah marak. Kegiatan mereka terlihat dari aktifnya mushola kampus dengan berbagai kegiatan kajian dan aktivitas sosial keagamaan mahasiswa lainnya.

Ia merasa nyaman berada di tengah-tengah para aktivis tarbiyah, karena menurutnya ikatan ukhuwah di antara mereka begitu terasa. Apalagi, di usianya yang masih belia saat mencari jati diri, sebuah lingkungan yang tepat ia temui. Seperti tanaman berada di tanah yang subur. Layaknya ikan ketemu kolam nan segar. Di lingkungan tarbiyah ini, ia bisa tumbuh dan terus berkembang. Ia merasa nyaman dan enjoy bersama para aktivis dakwah. Bersama tarbiyah ia terus berkembang. Melalui tarbiyah ia bisa menumbuhkan berbagai potensi yang dimilikinya.

Menurutnya, tarbiyah mampu memberikan pemahaman baginya tentang Islam yang syumul. Tarbiyah juga mendorongnya untuk menerapkan sekecil apa pun yang dipahaminya tentang diinnya. Di sini juga ia mulai berlatih mengasah kemampuan organisatorisnya.

Karakter aktivis dakwah yang sangat ia rasakan yaitu menyatunya hati-hati mereka dengan ukhuwah yang sangat kuat. Para aktivis dakwah yang pernah dikenalnya tidak hanya membekas di hatinya, lebih dari itu mereka pulalah yang mewarnai hidupnya menggapai sukses dalam kehidupan ini.

***

Suherman menikah dengan Firsandy Libriyanti, S.Pd.I dan dikaruniai dua orang anak, Abdul Hadi Taqiyuddin (6 tahun) dan Naylah ‘Alimatul Yumna (3 tahun). Ia pun melanjutkan studi di STIH Umel Mandiri dan menyelesaikan S1 dalam bidang hukum pada tahun 2012 yang lalu. Program S1 yang ia selesaikan ini merupakan obsesinya ketika menikah dulu, bahwa istri dan ibu mertuanya telah lebih dahulu menyelesaikan S1, maka ia pun termotivasi untuk melanjutkan studinya.

Berkaitan dengan kesibukkannya, ia memiliki prinsip yang patut dicontoh, bahwa semakin sibuk seseorang, akan semakin pandai mengatur waktu. Anggapan jika seseorang sibuk kemudian tidak bisa melakukan tugasnya dengan baik adalah anggapan yang tidak benar. Bahkan ketika begitu banyak amanah yang dimiliki, ia akan menjalani waktu yang dimilikinya dengan penuh tanggung jawab.

Bagaimana kesibukkannya bisa kita lihat dari aktivitas harian yang ia lalui. Sebagai ayah dari dua anak 6 tahun dan 3 tahun, merupakan pekerjaan yang tidak ringan. Usia yang demikian merupakan saat-saat di mana anaknya sangat membutuhkan perhatian dari orang tuannya, salah satunya dalam bentuk membersamai mereka.

Tugas keseharian Suherman bersama anak-anaknya yaitu membersamai mereka ketika bangun tidur, mengingatkan jadwal, memandikan di pagi hari, dan mengantarkan mereka ke sekolah. Setelah selesai dengan kegiatan pagi bersama anak-anak, ia pun bersiap menuju kantor. Masih ada satu lagi tugasnya yang tidak kalah penting yaitu membersamai anak-anak shalat berjamaah di masjid. Baginya shalat berjamaah di masjid adalah kesempatan terbaik untuk membersamai dan senantiasa dekat dengan anak-anaknya.

Bersama istri tercintanya, ia mulai mengajarkan tanggung jawab kepada anak-anaknya. Di antara aturan keluarga yang diterapkannya ialah berangkat ke sekolah maksimal jam 06.45. pada jam ini, anak-anak harus sudah siap. Kesiapan berangkat ditunjukkan dengan mereka sudah mandi shalat subuh, mandi pagi dan berpakaian rapi, telah sarapan. Jika tidak siap, maka akan ditinggal di rumah. Konsekuensinya hak-haknya selama satu hari tersebut dicabut: hak nonton televisi, hak bermain di luar rumah dan bersepeda. Hanya diperbolehkan membaca dan menggambar. Ketegasan Suherman bersama istri diuji ketika anaknya benar-benar tidak siap pada waktu yang disepakati. Meski pahit konsekuensi yang harus ditanggung anaknya, tetapi hal tersebut baik hasilnya. Setelah diterapkan aturan tersebut, hanya dua kali anaknya telat sekolah. Hingga saat ini anak-anaknya bisa berangkat ke sekolah tepat waktu.

Selepas maghrib, ia telah ditunggu oleh bapak-bapak di masjid dekat tempat tinggalnya, untuk mengajar mereka mengaji dengan menggunakan metode Ummi. Jadwal mengaji mereka yaitu dari hari Ahad hingga Jumat. Libur hanya pada hari Sabtu atau ketika ia tengah memiliki tugas ke luar kota. Sembari menunggu bapak-bapak bersiap mengaji, selepas maghrib ia manfaatkan untuk mengajari kedua anaknya mengaji. Selain itu, sepekan dua kali ia mengisi kajian rutin bersama para binaannya (baca: liqo).

Suherman telah mengajarkan kepada kita kreativitas dalam berdakwah. Baginya ilmu yang sedikit tidak menjadi alasan untuk tidak berkontribusi bagi masyarakat. Ia mencontohkan dengan meluncurkan program halaqah Qur’an pada Ramadhan tahun lalu. Sasarannya ialah bapak-bapak jamaah masjid kompleksnya. Saat itu terdapat dua orang yang mendaftar. Ia berusaha istiqomah menjalankan programnya meski jumlah muridnya tidak seberapa. Program tersebut terus berjalan selepas Ramadhan dan hasilnya bisa terlihat dari kemampuan mengaji para pesertanya. Melihat hal ini, pengurus masjid pun menyambutnya dengan baik dan mendorong jamaah lain untuk bergabung. Alhamdulillah, saat ini tercatat 21 orang telah bergabung dalam program halaqah Qur’an tersebut.

***

Suherman dipercaya oleh partai dakwah untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat di lembaga legislatif, karena sebelumnya ia dianggap sukses memegang beberapa amanah, seperti Karateker Sekjen KAMMI, ketua DPD PKS Kota Jayapura periode 2005 hingga 2010, dan sejumlah amanah dakwah lainnya.

Saat ini ia duduk di Komisi C DPRD Kota Jayapura yang membidangi pendidikan, kesehatan dan sosial. Ia berpesan kepada para calon aleg yang baru, jika ia nanti terpilih. Ia teringat saat pertama kali ia menjadi aleg di tahun 2009 lalu. Semua tugas akan dapat berjalan dengan baik jika kita memiliki tipe pembelajar dan mau bekerja keras. Tidak ada hal yang tidak mungkin untuk kita pelajari dan kita lakukan. Berkat kemauannya inilah, awal tahun 2012 ia dipercaya menjadi ketua Fraksi PKS di DPRD Kota Jayapura.

Pada alat kelengkapan dewan, ia duduk sebagai anggota badan anggaran dan badan legislasi. Ia bersama rekan-rekan sefraksinya berjuang untuk banyak memberi warna pada kedewanan. Pada bidang anggaran, ia mendorong agar anggaran efektif berbasis program. Didorong agar pengalokasian anggaran lebih berpihak kepada publik. Hasilnya APBD 2012 dan 2013 sudah banyak berubah. Telah lebih besar alokasi anggaran untuk publik daripada belanja pegawai. Ke depannya akan terus didorong untuk lebih besar lagi.

Sebagai bukti kecintaan dan perhatian serius terhadap masa depan generasi muda, ia bersama anggota Fraksi PKS lainnya menjadi inisiator Raperda Perlindungan Anak. Semoga Kota Jayapura menjadi Kota Layak Anak (KLA).

*by Masdi Abu Hani

http://pkskotajayapura.org/artikel/read/suherman-berkembang-bersama-tarbiyah
Repost dari: pkspiyungan.org

17.30 | Posted in , , | Read More »

PKS Siap Menangkan Pilkada Kota Gorontalo, Kamis Besok (28/3/2013)

Selasa, 26 Maret 2013


Pemilihan walikota Kota Gorontalo akan berlangsung besok Kamis 28 Maret 2013. PKS yang berkoalisi PAN dengan mengusung pasangan Abdurahman Abubakar Bahmid - Feriyanto Mayulu sangat optimis akan mampu memenangkan pilwako ini.

Setelah melihat kemenangan demi kemenangan diraih oleh Partai Keadilan Sejahterah di beberapa daerah, kini giliran PKS kota Gorontalo siap untuk memenangan pertarungan politik selanjutnya. Ustad Abdurahman Abubakar Bahmid, Lc yang akrab di sapa Ustad Bahmid yang tak lain juga merupakan ketua Dewan Syuro PKS propinsi Gorontalo, kini telah diputuskan untuk mendampingi Feriyanto Mayulu,S.Ikom pada perhelatan demokrasi kota Gorontalo. Kali ini, PKS berkoalisi dengan Partai Amanat Nasional  dalam paket “FB” Feriyanto-Bahmid” menuju kota Gorontalo satu.

Pada pertarungan ini, ada 4 empat pasangan calon yang diusung oleh partai-partai yang terbilang besar. Ada pun pasangan itu adalah Feriyanto-Bahmid paket “FB” hasil koalisi PKS dan PAN, Marten Taha-Budi Doku paket “MADU” yang diusung oleh Golkar, Dambea-Inrawanto “DA’I dari Nasdem dan AW  Thalid-Ridwan Monoarfa paket “WAHID” dari Partai persatuan Pembangunan.

Tentu dalam pemenangan ini, tidaklah mudah bagi PKS. Namun tekad dan semangat kader PKS untuk melakukan perubahan membuat para kader bangkit dan  siap berkorban. Ketua DPW PKS Helmi Adam nento mengatakan “Saya Optimis PKS menang di Pilwako 2013″ ungkapnya saat setelah pembaitan terhadap Abrahman Bahmid di hadapan seluruh kader dan simpatisan  PKS se-propinsi Gorontalo.

Menurut beberapa pengamat politik, ada tiga calon kuat yang menonjol di masyarakat. Paket FB nomor urut 1, paket MADU nomor urut 2 dan paket DA’I nomor urut 3. Sementara, untuk pasangan nomor urut 4 hampir tidak terlihat keseriusan dalam pesta demkorasi kali ini. Isu yang beredar hadirnya paket 4 hanya untuk memecahkan suara agar bisa menguras suara salah satu pasangan.

Dari sisi strategi politik, PKS diprediksi menang. Alasan fundamnetal adalah perseteruan dan kebencian personal oleh salah satu pasangan nomor 3 terhadap pasangan nomor 2. Kebencian itu berawal dari Kekalahan Adhan Dambea pasangan Nomor 3 dalam memperebutkan kursi DPD Gorkar Gorontalo.Polemik ini akan menguntungkan PKS.

Maka dari kondisi ini pula PKS dan PAN bersatu dan membumikan slogan “Santun dan Merakyat” sebagai identitas politik yang pro rakyat dan akan  memimpin dengan bijaksana. Di tengah yang lainnya “mandi” hujatan, PKS sendiri hanya  menyampaikan kata “Sabar” di setiap  kampanye dialogis yang digelar.

Pembunuhan karakter politik oleh lawan PKS ini tetap saja tidak bisa “membunuh” semangat kader PKS. Kini giliran  PKS kota Gorontalo  untuk mendulang kemengan pada tanggal 28 Maret 2013 nanti. Semoga Allah meridhoi perjuangan mereka. Amin...


*http://politik.kompasiana.com/2013/03/18/pks-siap-menangkan-pilkada-kota-gorontalo-543186.html

15.32 | Posted in , | Read More »

PKS Memiliki Good nation vision, High quality figure dan Solid political machine


Riyandana Fajar Nugraha

Berbicara target PKS menembus 3 besar maka akan kuat asosiasinya dengan perolehan suara yang meningkat dalam Pemilu mendatang. Maka kemudian dirancanglah strategi-strategi khusus yang disiapkan untuk meraih suara pemilih di setiap pelosok negeri. Adanya masalah hukum yang menimpa mantan presiden PKS Ust. Luthfi Hasan Ishaaq beberapa waktu lalu terlihat bukan malah mengendurkan semangat juang kader-kadernya bahkan kemenangan pilkada di Jawa Barat dan Sumatera Utara seolah menjadi momentum kebangkitan partai ini. Sehingga kemudian ini menjadi signal awal terealisasinya target PKS tersebut, parpol 3 besar Pemilu 2014.

Lalu ketika PKS nanti berhasil merebut simpati pemilih dan kemudian menjadi 3 besar maka muncul pertanyaan, apakah PKS siap menjadi salah satu “parpol besar” di negeri ini? Maka untuk menjawab pertanyaan itu menurut saya paling tidak ada 3 hal yang harus disiapkan oleh PKS sebelum pemilu berlangsung.

1. Visi kebangsaan yang jelas (Good nation vision)

Dalam filosofi kekuasaan, masa depan masyarakat tergantung dari cara pandang pemimpinnya. Begitu pun dalam sistem pemerintahan modern Indonesia dimana elite-elite kekuasaaan harus punya visi kebangsaan yang jelas mau dibawa kemana bangsa ini nantinya. PKS hadir bukan dari kepentingan pragmatis orang/kelompok tertentu melainkan bagian dari anak bangsa yang ingin membangun negeri dan masyarakat yang adil, sejahtera dan bermartabat. Hal ini terangkum secara komperhensif dalam Platform Kebijakan Partai yang banyak dipuji oleh banyak kalangan dan tokoh.

2. Kader-kader yang mumpuni (High quality figure)

Konsekuensi dari eskalasi kemenangan pemilu bahkan pilpres nanti adalah PKS membutuhkan banyak sumber daya manusia yang siap mengisi posisi-posisi strategis dalam lembaga negara dan pemerintahan. Maka jika yang menjadi parameter kualitas manusia adalah tingkat pendidikan maka komposisi kader bergelar S3 di PKS menjadi yang paling banyak diantara parpol lain. Jika ditilik dari “sistem kaderisasi politik” yang dijalankan PKS, pun menjadi jaminan tersedianya stok kepemimpinan nasional yang memadai.

3. Mesin politik yang solid (Solid political machine)

Semakin tinggi kita naik maka akan semakin kencang angin yang berhembus dan semakin besar pula kemungkinan untuk terjatuh atau dijatuhkan. Jika dilihat dari manajemen pengelolaan masalah maka PKS saat ini bisa dikatakan yang paling baik. Opini negatif yang berkembang dinetralisir dengan cepat sehingga tidak berimplikasi pada kohesivitas internal partai. Hal ini menjadi modal yang baik dalam menghadapi konstalasi politik yang akan semakin kompleks karena secara linear, semakin besar PKS maka akan semakin besar pula masalah yang akan dihadapi.

Jika melihat tiga hal di atas maka sesungguhnya tidak ada keraguan tentang kesiapan PKS menjadi parpol 3 besar sekaligus pemeran utama dalam membawa perubahan kondisi bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik. Hakikatnya kemenangan pemilu bukan hanya kemenangan dalam mendapatkan suara yang banyak melainkan juga kemenangan dalam mendapatkan tanggung jawab amanah rakyat. []


Riyandana Fajar Nugraha
Mining Engineer salah satu perusahaaan pertambangan di Sangatta Kutai Timur Kal-Tim
twitter @riyandanafn

09.45 | Posted in | Read More »

3 Ide Besar untuk PKS 3 Besar



***

SOTO KUDUS KAUMAN : MEMANG BEDA

Sang pemilik warung 'SOTO KUDUS KAUMAN', pada saat yang sama, banyak sekali warung Soto Kudus, dia pun memutar otak, bagaimana agar warung Soto Kudus miliknya menjadi laris di tengah persaingan per-sotokudus-an. Maka dibuatlah brand "SOTO KUDUS KAUMAN". 

Tapi ternyata belum cukup sakti untuk mendongkrak popularitas soto kudus-nya. Perlu ada pembeda antara SOTO KUDUS KAUMAN dengan warung soto kudus lainnya. Maka muncullah ide menggratiskan Soto Kudus-nya bagi konsumen-nya yang sedang hamil dengan tagline "Gratis Untuk Ibu Hamil Selamanya" dan... akhirnya Soto Kudus Kauman berjaya dengan membuka cabang di berbagai daerah di Indonesia.

MODIFIKASI SINGGASANA RATU BALQIS

Hud-hud melaporkan kepada Nabi Sulaiman bahwa "Sesungguhnya aku menjumpai seorang wanita yang memerintah mereka, dan dia dianugerahi segala sesuatu serta mempunyai singgasana yang besar." (QS An Naml: 23). Seolah Hud-hud ingin mengatakan bahwa singgasana ratu Balqis sungguh istimewa dan merupakan barang kesenangan ratu Balqis.

Ketika ratu Balqis akan datang menemui Nabi Sulaiman, maka Nabi Sulaiman mempersiapkan strategi tuk menaklukan ratu balqis dan seluruh pengikutnya. 

Berkata Sulaiman: "Hai pembesar-pembesar, siapakah di antara kamu sekalian yang sanggup membawa singgasananya kepadaku sebelum mereka datang kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri" (QS. An Naml: 38). 

Maka diambillah singgasana ratu balqis dengan cara yang super dahsyat. Kemudian Nabi Sulaiman melajutkan strateginya ...

Dia (Sulaiman) berkata: "Robahlah baginya singgasananya; maka kita akan melihat apakah dia masih mengenal ataukah dia termasuk orang-orang yang tidak mengenal(nya)".  Dan ketika Balqis datang, ditanyakanlah kepadanya: "Serupa inikah singgasanamu?" Dia menjawab: "Seakan-akan singgasana
ini singgasanaku, kami telah diberi pengetahuan sebelumnya dan kami adalah orang-orang yang berserah diri". (QS An Naml 41-42).

Apa yang ada dalam benak ratu balqis ketika melihat ada sebuah singgasana di istana Nabi Sulaiman yang mirip dengan singgasana kesukaannya di istananya? "Hmmm... Sulaiman ini kok singgasananya
mirip singgasanaku ya, lebih bagus lagi! Sulaiman ini seleranya sama kaya' aku." Kira-kira mungkin begitu suara dalam hati rati balqis :)

Tapi plan A Nabi Sulaiman belum berhasil meluluhkan ratu balqis: 

"Dan apa yang disembahnya selama ini selain Allah, mencegahnya (untuk melahirkan keislamannya), karena sesungguhnya dia dahulunya termasuk orang-orang yang kafir."(QS An Naml: 43). 

Walaupun, dalam hatinya sudah mulai mengakui Nabi Sulaiman, tapi lidahnya masih kelu tuk mengucapkan.

Kemudian dilanjutkanlah plan B: 

Dikatakan kepadanya: "Masuklah ke dalam istana". Maka tatkala dia melihat lantai istana itu, dikiranya kolam air yang besar, dan disingkapkannya kedua betisnya. Berkatalah Sulaiman: "Sesungguhnya ia adalah istana licin terbuat dari kaca". Berkatalah Balqis: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah berbuat zalim terhadap diriku dan aku berserah diri bersama Sulaiman kepada Allah, Tuhan semesta alam". (QS An Naml: 44). 

Sungguh malunya ratu balqis melakukan kekeliruan itu dihadapan Nabi Sulaiman, maka berserah dirilah dia (bersama seluruh pasukan dan rakyatnya tentunya).

TOLAK ANGIN MELAWAN ANTANGIN

"Wes, ewes-ewes, bablas angine!" yang diucapkan Basuki selaku endorser dari Antangin melambungkan omzet penjualan jamu masuk agin produksi PT. DL ini.

PT. SM produsen Tolak Angin tak mau kalah, memakai Doyok dan Ike Nurjanah sebagai bintang iklan mereka tuk menghadapi perang dingin mereka dengan PT. DL. Tapi, kedahsyatan "Wes, ewes-ewes, bablas angine!" terlalu kuat untuk dilawan.

Akhirnya SM pun memutar otak, bagaimana mengalahkan atau setidaknya mengimbangi DL dalam pertarungan di dunia per-jamumasukangin-an ini, walau sebenarnya mereka ada sedikit beda, kalo Antangin bebentuk pil kaplet, sedang Tolak Angin berbentuk cair sachet. 

Akhirnya mereka pun banting setir, membidik segmen menengah atas sebagai pangsa pasar mereka. Dibuatlah jargon baru "Orang Pintar Minum Tolak Angin" dan dihadirkanlah endorser "orang-orang pintar": Sophia Latjuba, Renald Kashali, Setiawan Jody, dll. Tapi, mereka tetap membuat iklan ini dengan sederhana dan mudah diterima, sehingga pasar menengah kebawah tetap tersentuh iklan mereka. Hasilnya, luar biasa, Tolak Angin bisa membuka segmen pasar baru dan menjadi produk yang mendatangkan laba yang signifikan bagi SM, walaupun belum sanggup menggeser kedigdayaan Antangin di pasar menengah bawah, dan memang pangsa pasar jamu/obat masuk angin ini terbesar pada masyarakat kelas menengah kebawah.

DL tak tinggal diam atas kesuksesan SM. DL membuat Antangin Cair dan menambah endorser utama meraka, Basuki dengan Peggy Melati Sukma.

Tak ada angka pasti yang menjadi rujukan siapa pemenang pertarungan dua raksasa jamu ini. Tapi yg jelas, kemarin Antangin mendapat "Indonesian Customer Satisfaction Award" dalam kategori obat masuk angin.

Mari bersama kita ambil pelajaran dari 3 cerita diatas...

3 CARA MENUJU PKS3BESAR:

1. PKS MEMANG BEDA

Ada seorang yang sudah 3 kali berturut-turut memilih PKS dalam 3 pemilu terakhir, tapi kemarin baru saja dia berkata "Pemilu nanti aku golput mas, sekarang PKS sama saja, korupsi, juga mau main wanita [wanita yg bersama ahmad fathanah]".

Masyarakat kita adalah masyarakat media... artinya opini mereka dibentuk oleh media massa. Mereka menerima bahwa apa saja yang disampaikan media massa adalah BERITA yang pasti benar, bukan CERITA yang mungkin fiksi, mungkin non fiksi.

Sekarang masyarakat (awam) menganggap semua partai sama saja. Maka dari sini bolehlah kita ambil kesimpulan bahwa semua partai dalam menghadapi pemilu 2014 nanti punyai starting point yang sama. Maka, sebuah partai harus punya sisi beda yang membedakan dia dengan dengan partai lainnya. Seperti cerita Soto Kudus Kauman yang menggratiskan ibu hamil tadi.

Dulu PKS adalah pioner ambulan gratis, tapi sekarang Ambulan Gratis partai lain malah lebih banyak. Yankes yang dilakukan PKS, sekarang sudah ditiru partai lain. Dulu PKS hadir dalam setiap bencana, sekarang semua partai hadir dalam setiap bencana, malah dengan bantuan yang lebih besar karena didukung dana yang besar. 

Maka PKS harus punya inovasi-inovasi baru yang membedakan dia dengan partai lain, dan menjadikan PKS sebagai TRENDSETTER, bukan follower. Dan kemarin PKS sudah memulainya dengan Yankes Door To Door-nya dan insyaAllah akan banyak lagi Inovasi baru yang bikin "PKS Memang Beda".

Dalam ilmu pemasaran ada istilah PDB (Positioning-Differentiation-Branding), maka agar masyarakat mau "membeli" jualan partai, maka PKS yang merupakan 1 dari sekian partai harus punya Differentiation / pembeda dengan partai yang lain.

Kader PKS punya potensi untuk itu, membuat inovasi-inovasi untuk mejadi beda dan memang sudah terbukti dengan ditirunya inovasi-inovasi PKS oleh partai lain. Maka kuncinya adalah seperti tagline perusahaan otomotif... "Inovasi Tiada Henti".

Setiap digelar pemilu atau pilkada, pasti KPU membuat maskot, tapi sudahkah ada partai yang punya maskot? Siapa siap bikin maskot PKS? Sebuah maskot yang mempresentasikan 3 nilai PKS: Bersih, Peduli, Profesional. TrioPKS: Pahlawan yang berhati mulia dan dekat dengan rakyat.

2. MENYAMAKAN RASA, MEREBUT HATI

Masyarakat selaku pemilih di pemilu nanti sangat beragam, maka guna menaklukan hati mereka untuk memilih PKS pun harus menggunakan cara yang beragam pula. Tapi dari kisah ratu balqis tadi dapat kita ambil hikmah bahwa dalam menaklukan hati calon pemilih, maka kita perlu cerdik berstrategi. 

Seringkali orang memilih partai atau memilih pemimpin hanya berdasarkan hal kesamaan rasa.

Contoh, konon menangnya Haryadi Suyuti sebagai walikota Yogyakarta itu karena dia dan pasanganya dalam fotonya memakai blangkon. Masyarakat Jogja itu merasa bangga dengan keistimewaan jogja, dan waktu itu lagi gencarnya masalah Pro-Penetapan. Maka, masyarakat jogja itu simple saja dalam memilih pemimpin, dari 3 paslon walikota, hanya Haryadi Suyuti dan wakilnya yang pakai blangkon, lainnya memaki peci, maka itu menjadi pesan kepada rakyat bahwa yang paling Pro-Penetapan itu yang pakai  blangkon, yang paling cinta jogja istimewa ya yang pakai blangkon. 

Pemilih merasa ada kesamaan rasa antara mereka dengan calon yang dipilih, sama-sama cinta jogja istimewa dengan simbol blangkon. Simple sekali bukan alasan memilihnya. Tidak peduli apa visi misi paslon walikota mereka. Visi Misi itu bahasa planet bagi masyarakat awam. Bahasa blangkon lah yang bisa mereka tangkap.

Sebagaimana ratu balqis yang hatinya terebut oleh Nabi Sulaiman setelah melihat singgasana Nabi Sulaiman mirip singgasananya, maka PKS harus membuat strategi-strategi jitu untuk meyamakan rasa dan merebut hati masyarakat. 

"PKS Harlem Shake" kemarin adalah salah satunya. PKS mencoba menyamakan rasa antara mereka dengan kalangan remaja dan dilihat dari komen-komen para netters, terlihat mereka tertarik kepada
PKS melalui pedekatan media "PKS Harlem Shake".

3. MEMBUKA PANGSA PASAR BARU

Tolak Angin sudah capek untuk merebut pasar Antangin. Terlalu sulit untuk mengarahkan masyarakat kelas menengah bawah tuk milih Tolak Angin. Maka Tolak Angin membuka peluang baru dengan membuka pasar baru yaitu segmen kelas menengah atas, segmen pasar yang selama ini belum tersentuh oleh jamu masuk angin. Dan dengan strategi pemasaran yang tepat, akhirnya mereka sukses.

Mari kita buat contoh membuka pangsa pasar baru dengan menyamakan rasa dan merebut hati:

Pertama kita tentukan targetnya yaitu sebuah komunitas yang belum tersentuh partai, yang akan menjadi segmen pasar baru bagi PKS. Misal komunitas pecinta modifikasi motor / club motor. Maka, kader PKS yang ahli modifikasi bisa membuat motor yang dimodifikasi sedemikian dahsyat dan "PKS Banget", punya sisi-sisi kecanggihan dan bernilai seni sehingga membuat kagum komunitas motor di Indonesia.

Agar dikenal, maka dilakukanlah tour keliling Indonesia dengan judul "PKS Jelajah Sabang Sampai Merauke - Napak Tilas Pahlawan Bangsa". Sebuah perjalanan menapaktilasi perjuangan pahlawan. Tempat yang disinggahi, misal: Tempat Pengasingan Bung Karno, Monumen Rengas Dengklok, Malam Bung Karno, dll. Untuk pos-pos istirahatnya bisa disetiap kantor DPW, DPD bahkan DPRa yang tersebar di seluruh Indonesia. Ada yang Berani ???

Dan biar lebih seru, kalo maskot TrioPKS-nya sudah jadi, biar TrioPKS ikut tour ini agar dikenal masyarakat.

Atau ada yang punya ide lain ???

#IdeBesarUntukPKS3Besar

*oleh: Satrio Pinandhito
follow twitter: @SPinandhito

08.34 | Posted in , | Read More »

Jalannya Deklarasi AGK-Manthab dan Taujih Anis Matta | Pilgub Malut



TIDORE - Setelah menjadi pasangan yang pertama mendaftar dalam Pilkada Propinsi Maluku Utara (23/3), hari ini Ahad (24/3)  PKS mendeklarasikan pasangan calon gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba-Muhammad Nasir Thaib di Tidore. Pasangan dengan sebutan AGK-Manthab ini juga mendapat dukungan dari lima parpol lainnya, yaitu PPRN, PKB, PDK, Republikan, dan PKPI.

Presiden PKS Anis Matta terjun langsung di acara deklarasi pasangan AGK-Manthab yang dihadiri sekitar 15 ribu massa. 

Berikut sekilas jalannya deklarasi AGK-Manthab yang kami kutip dari akun twitter@PKSInTim akun resmi PKS Wilayah Dakwah Indonesia Timur (Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat).

  1. Hari ini (24/3) rombongan @PresidentPKS @anismatta bersama Ust. @abdulganikasuba mengarungi Laut Halmahera menuju Tidore utk deklarasi#AGKmanthab.

  2. Orasi politik @abdulganikasuba : saya mencintai kalian semua rakyat Maluku Utara.

  3. @abdulganikasuba : saya hadir disini bkn krn partai, tp krn saya mencintai kalian semua rakyat maluku utara.

  4. @abdulganikasuba : CINTA yg saya maksud adalah Cerdas, Indah, dan TAqwa.

  5. @abdulganikasuba : saya 36 th hidup bersama rakyat berkeliling Maluku hingga ke Papua.

  6. @abdulganikasuba : jgn sampai ada pimpinan yg kekenyangan tp rakyat masih kelaparan.

  7. @abdulganikasuba : jgn sampai ada yg muntah krn kekenyangan dan ada juga yg muntah krn kelaparan.

  8. Orasi politik @Fahrihamzah : Perubahan harus diperjuangkan.

  9. @Fahrihamzah : menghadirkan pemimpin yg baik bagian dr perjuangan utk perubahan.

  10. @Fahrihamzah : KH. @abdulganikasuba itu orang baik. Kita harus memperjuangkan beliau jd pemimpin Gubernur Malut.

  11. Orasi politik @anismatta : saya mencintai saudara2 semuanya krn Allah SWT.

  12. @anismatta : kita hrs bersatu melakukan perubahan besar dlm negeri ini.

  13. @anismatta : kita harus menghadir cinta dalam politik Indonesia.

  14. @anismatta : saya yakin tdk ada satu pun desa yg tdk pernah dikunjungi ust. @abdulganikasuba

  15. @anismatta : cintalah yg membuat @abdulganikasuba mampu mengunjungi setiap desa di malut.

  16. @anismatta : kata manthab selalu didalam Al Quran = sakinah. Kata sakinah diulang sebanyak 6 kali.

  17. @anismatta : ketika mendarat pun sdh mencium aroma kemenangan. Dari namanya saja sdh memunculkan aura kemenangan.

  18. @anismatta : kita tdk akan sedikitpun mengalami kelelahan ketika memperjuangkannya krn cinta.

  19. @anismatta : kita ingin memulai perubahan dr daerah kecil ini. Maluku = jaziratul muluuk (pulau raja2)

  20. @anismatta : pulau tidore bisa kita kembangkan menjadi sesuatu besar.

  21. @anismatta : kalau pemimpin mencintai rakyatnya maka dia akan mampu melakukan perubahan

  22. @anismatta : Bnyk pemimpin yg mempunyai keahlian tapi tdk mampu melakukan perubahan krn keahliannya tdk dilakukan dgn cinta.

  23. Alhamdulillah hari ini selesai acara deklarasi #AGKmanthab di Pulau Tidore dihadiri 15 ribu massa. Jazakallah atas partisipasi semua pihak.
Sumber : PKS Piyungan

08.24 | Posted in , | Read More »

PKS: Itu Jo...!!! | Konsolidasi Kader PKS Manado Bersama Anis Matta



Mardani Ali Sera, Humas DPP PKS, melalui akun twitternya @MardaniPKS menyampaikan acara konsolidasi kader PKS Manado bersama Anis Matta, Senin (25/3/2013). Berikut penyampaiannya...

***

Di Manado menemani Pak Anis Matta konsolidasi kader: hadirin memenuhi ballroom Peninsula Hotel. PKS: Itu Jo...!!!

Berikut taujih yang disampaikan Presiden PKS Anis Matta:
  1. Atas nama cinta kita bertemu. Atas nama Cinta kita akan bekerja utk Indonesia.

  2. Misi besar menjadikan Sulut etalase besar bagi keterbukaan PKS utk kita persembahkan bg Indonesia.

  3. Kata Nabi Saw Sesungguhnya kekuatan itu pada pukulan pertama. Kata orang Selatan: pelaut ulung lahir dlm badai.

  4. Pepatah Arab: Pukulan yg tdk mematikanmu pasti akan membuatmu kuat.

  5. Kita bicara ttg masa depan. Jgn biarkan orang lain membuat sejarah kita. Masa depan kita usaha+kehendak Allah.

  6. Apa masa depan yg akan kita ciptakan di Sulut? Ini adalah etalase masa depan PKS. Hub antar agama disini.

  7. Sulut daerah paling beragam di Indonesia. Kemenangan PKS disini memberi contoh bagaimana hubungan itu.

  8. Saya kenal Indonesia dari Makasar ke Ambon& Tual. Sekolah SD di Mathias Katolik& balik Ambom sklh Protestan.

  9. Masuk pesantren Muhamadiyah dan berinteraksi dg kawan NU. Kuliah di Univ Saudi&ikut Lemhannas. Beragam.

  10. Saat liburan kuliah, saya naik bis satu2 menyusuri wilayah Jawa. Kemudian wil Sumatera. Juga wil lain.

  11. Naik pswt dari Sabang sampai Merauke 9 jam. Sama spt Jakarta Jeddah. Luas sekali Indonesia ini.

  12. Dari Timur Tengah ke Maroko, Tunis dll cuma dua jam spt Jakarta-Makasar.

  13. Waktu kecil kawan saya Ambon, Cina dan Arab. Damai. Di Jakarta kenalan Batak, Jawa dan wil luas INA.

  14. Ada 300 suku dg 300 bahasa. Sangat beragam. Dipisahkan laut. Ekstrem perbedaan namun saling rindu.

  15. Lagu daerah kita lagu rindu krn perpisahan. Karena kita berjauhan kita saling berdekatan.

  16. Karena kita beda bahasa kita perlu satu bahasa: Indonesia. Itulah Indonesia.

  17. Apa nilai utama dr Indonesia dlm satu kata? HARMONI. Kita paling cinta harmoni.

  18. Pakaian paling terkenal: BATIK. Rumit tapi sederhana dalam HARMONI. Makanan terkenal? Gado2.

  19. Di INA ada fenomena unik: sblm merdeka banyak aliran ideologi. Gimana menyatukannya? Sukarno dg Pancasila.

  20. Bung Karno jika kita tingkas Pancasila, satu kata: Gotong Royong. Krn itu semua dpt tempat termasuk minoritas.

  21. Menjadi Indonesia takdir, agama kita pilih sendiri. Ini dasar negara tegak.Saya yakin keberagaman jd kekuatan.

  22. Kita harus membongkar mitos. Hambatan menang jk kita anggap orang lain lbh kuat. Harus kita bangun sendiri.

  23. Bongkar mitos: yg lain kuat, yg lain punya uang dll. Yg perlu kita buat proposal kemenangan di kepala kita.

  24. Tdk ada gunung di depan kita. Saat kita berjalan&ada rintangan kita tdk rasakan krn tdk memikirkannya.

  25. Tempat ini sdh terlalu sering dikunjungi. Dulu sedikit, skrg gedung ini tdk muat. Apa artinya?

  26. Apa artinya? Amal yg ikhlas tdk akan mati. Usaha mematikannya justru kian menguatkannya.

  27. Jika mind set sdh jelas: ada yg dpt menghalangi? TIDAK ADA. Perlu satu: Seni Menaklukan Hati!

  28. Jgn berpikir uang&media yg merebut hati. TIDAK. Hati itu milik Allah. Perlu tahu Pintu Hati.

  29. Pertempuran kita berbeda. Ini pertempuran hati! Ada kanan ada kiri. Ada hati, disambut cinta.

  30. Harus ada cinta didada kita. Disalurkan ke mata dan tangan. Tatap dalam2 dan ajak bersama.

  31. Kita tdk bicara strategi pemenangan pemilu. Tapi bicara tentang merebut hati rakyat utk kemenangan kita.

  32. Kita ingin hati rakyat, biarkan suara ikut dg sendirinya. Skrg politik sangat menakutkan. Horor.

  33. Kita akan ubah menjadi permainan yg menyenangkan dg cinta. Tanpa cinta yg ada konspirasi.

  34. Berikan sentuhan cinta pd politik. Agar generasi muda tertarik. Itu sebabnya permainan itu dimulai dr Sulut.

  35. Kader PKS keluar dr permainan horor dlm politik menuju sentuhan hati. Datangi masjid, gereja, pasar dg cinta.

  36. Titik kesamaan kita jauh lbh banyak dr perbedaan.Dg pertemuan hati, merasuklah ke dalam hati rakyat Indonesia.
Sumber : PKS Piyungan

08.21 | Posted in , , | Read More »

Dubes Korea Selatan Temui Presiden PKS Anis Matta



JAKARTA - Kim Yeong Seon, Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia berkunjung ke Kantor DPP PKS, Kamis(21/3). Dubes menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden PKS Anis Matta atas pelantikannya sebagai Presiden PKS yang baru. Presiden PKS Anis Matta memberikan cinderamata berupa buku PKS "Memperjuangkan Masyarakat Madani" sementara Dubes Kim memberikan cinderamata berupa Ginseng dari Korea Selatan.

Foto: Humas DPP PKS/Arief Karel

Presiden PKS Anis Matta menanyakan makna nama duta besar Kim Yeong Seon, 'Yeong' dengan nada sedikit bercanda artinya muda dalam bahasa Inggris seperti 'young', dan dibelakannya merupakan marga.

Dubes Kim menyerahkan cinderamata ginseng Korea, dubes sampaikan minum ginseng untuk kesehatan, menguatkan badan dan akhirnya bisa menang dan kejayaan.

Sumber : PKS Piyungan

08.08 | Posted in , , | Read More »

CATATAN CINTA

ISLAM MANCANEGARA

BELAJAR FIQIH

SASTRA ISLAMI

Recently Added

KELUARGA

INSPIRASI TOKOH

DUNIA QUR'AN